Type something and hit enter

Sekarang ini setiap perusahaan atau vendor pembuat smartphone yang ada di dunia saling berlomba-lomba untuk membuat smartphone yang semakin canggih dan bisa memenuhi kebutuhan penggunanya.

Akibatnya, hampir setiap bulan pasti ada saja perusahaan pembuat smartphone yang mulai merilis dan memasarkan smartphone barunya. Dengan adanya smartphone baru yang selalu dikeluarkan dalam jangka waktu dekat atau bahkan secara rutin, tentu saja banyak pengguna smartphone yang tertarik perhatiannya.

Akhirnya, banyak pengguna smartphone yang menginginkan untuk membeli smartphone baru, ditambah lagi sekarang sudah banyak perusahaan yang memberikan tawaran menarik seputar smartphone dengan harga yang murah tetapi dibekali dengan spesifikasi yang mumpuni.

Jangan Lakukan Hal Seperti Ini Ketika Membeli Smartphone Baru (Via: jalantikus.com)
Apakah Anda tertarik untuk membeli smartphone baru? Namun, sebelum Anda langsung membeli sebuah smartphone baru, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan harus Anda hindari. Apa sajakah hal tersebut?
Hindari 5 Hal Ini dalam Membeli Smartphone Baru

Berikut ini 5 hal yang harus dihindari pada saat membeli smartphone baru.

1. Termakan Gengsi

Biasanya pengguna smartphone yang masih belia atau berusia remaja selalu saja tergoda dan termakan gengsi. Mereka akan langsung membeli smartphone keluaran terbaru tanpa berpikir panjang. Anda jangan sampai termakan gengsi seperti ini.

Sebaiknya, belilah smartphone yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda saja. Jika Anda membutuhkan smartphone hanya untuk berkomunikasi, maka smartphone Android dengan harga dibawah 1 juta juga sudah cukup. Jadi, sesuaikan saja dengan kebutuhan dan budget yang Anda miliki.

2. Tergiur Iklan

Biasanya, perusahaan yang baru saja mengeluarkan smartphone terbarunya akan langsung mengiklankan produk terbarunya tersebut dimana-mana. Mereka juga terus melakukan marketing atau pemasaran. Dan biasanya salah satu iklan yang paling banyak ditemui adalah “laku ribuan unit dalam hitungan menit”.
Pernyataan dalam iklan smartphone seperti itu biasa disebut Hunger Marketing yang berfungsi untuk meyakinkan pelanggannya. Padahal, smartphone yang berguna dan diminati pasar bukanlah smartphone yang laku dalam waktu yang cepat, melainkan smartphone yang laku dipasaran bukan hanya dalam hitungan menit, tapi setiap waktu.

3. Tergoda Spesifikasi di Atas Kertas

Sekarang ini banyak peminat smartphone yang lebih mementingkan spesifikasi di atas kertas daripada kenyamanan penggunaan smartphone nya. Contohnya, banyak yang sangat tergiur dengan kamera 20MP dan RAM 4GB.

Padahal, seharusnya spesifikasi lainnya seperti sensor kamera, jenis RAM yang digunakan dan kapasitas memori juga sangat penting untuk diperhatikan.
Jika kita membahas tentang spesifikasi di atas kertas, maka sudah banyak perusahaan pembuat smartphone yang membuat smartphone dengan spesifikasi tinggi tetapi dijual dengan harga murah. Tapi, apakah kualitas yang bisa diharapkan bisa didapatkan? Tentu saja belum tentu, jadi jangan mudah tergoda dengan spesifikasi ya.

4. Penjual Toko Merekomendasikan atau Memaksa Untuk Membeli Smartphone Yang Lain

Hal ini hanya terjadi ketika Anda membeli smartphone di toko offline atau secara langsung. Pernahkah Anda mempunyai pengalaman ingin membeli smartphone A, tetapi malah “dipaksa” untuk membeli smartphone B?

Jika Anda mengalami peristiwa seperti itu, sebaiknya Anda pilih saja toko yang lain. Pasalnya, secara tidak langsung, penjual malah meracuni pembeli untuk membeli smartphone yang lain, padahal belum tentu smartphone yang ditawarkan sesuai dengan keinginan dan kenyamanan pembeli.

5. Melakukan Transaksi Tanpa Rekber

Dan hal yang patut Anda hindari pada saat membeli smartphone baru yang terakhir hanya berlaku pada saat Anda membeli smartphone secara online.
Sebaiknya, sebelum melakukan transaksi jual beli, mintalah sang penjual untuk melakukan transaksi menggunakan layanan rekber. Rekber atau rekening bersama adalah pihak ketiga yang menyediakan rekening untuk transaksi, jadi jika barang benar-benar sudah diterima pembeli barulah uang diteruskan kepada sang penjual.

Cara ini tentu sangat aman jika Anda menggunakan layanan rekber terpercaya, namun jika Anda menggunakan marketplace besar seperti Bukalapak dan Tokopedia, maka layanan rekber sudah dimasukkan secara otomatis. Jadi, jangan sampai Anda membeli smartphone baru secara online tanpa menggunakan rekber.

Untuk membeli sesuatu apalagi yang memerlukan banyak uang seperti smartphone, kehati-hatian yang ekstra memang harus selalu dibutuhkan.